benar!”.
Jawabnya tanpa beban “ Ayo pulang bareng!”. Ajak wil dengan karisma. Perilaku
dan tingkah laku will kini mulai terlihat, ia seorang pelajar yang tampan dan
cerdas dan sangat keras kepala juga mudah bergaul namun dia adalah laki – laki
yang sering membohongi para wanita, dia mengandalkan ketampanan dan
kepopulerannya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Tak terasa malam pun
menjemput cerahnya hari pertama masuk sekolah yang panjang ini. Terdengar
tekanan – tekanan keyboard yang sangat cepat di dalam kamar bernuansa feminim
milik Dewi. “Apakah kau tau, hari ini ada pelajaran matematika di kelasku, guru
yang berdiri di depanku bertanya padaku tentang apa yang telah ia jelaskan
namun aku tidak dapat menjawabnya walaupun itu pertanyaan yang mudah. Dan tau
kah kamu hari itu juga ada test matematika dan aku mengisi semua test itu
dengna jawaban yang penuh dengan keraguan, walaupun soalnya itu
Catatan Kecil dhewanty
catatan, coretan, pemikiran, unek-unek, dan apa aja biar bisa berbagi
Senin, 29 Februari 2016
HORMONES : CONFUSING TEEN’S ( KEBINGUNGAN REMAJA )3
benar!”.
Jawabnya tanpa beban “ Ayo pulang bareng!”. Ajak wil dengan karisma. Perilaku
dan tingkah laku will kini mulai terlihat, ia seorang pelajar yang tampan dan
cerdas dan sangat keras kepala juga mudah bergaul namun dia adalah laki – laki
yang sering membohongi para wanita, dia mengandalkan ketampanan dan
kepopulerannya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Tak terasa malam pun
menjemput cerahnya hari pertama masuk sekolah yang panjang ini. Terdengar
tekanan – tekanan keyboard yang sangat cepat di dalam kamar bernuansa feminim
milik Dewi. “Apakah kau tau, hari ini ada pelajaran matematika di kelasku, guru
yang berdiri di depanku bertanya padaku tentang apa yang telah ia jelaskan
namun aku tidak dapat menjawabnya walaupun itu pertanyaan yang mudah. Dan tau
kah kamu hari itu juga ada test matematika dan aku mengisi semua test itu
dengna jawaban yang penuh dengan keraguan, walaupun soalnya itu HORMONES : CONFUSING TEEN’S ( KEBINGUNGAN REMAJA ) 2
Menyangkal
dengan rasa malu dan bangga. “Lihat!! Lihat!! ( menunjuk pada seorang siswa
tampan yang tinggi dan berkarisma )... Ada kak Will!Ayo! Ayo! ( berlari menuju
pintu kelas )”. Ajakan salah satu teman Dewi “Waaah.. dia keren banget! Gak ada
yang nandingin deh!”. Willy berjalan dengan penuh percaya diri, namun tiba –
tiba jatuhlah bungkusan kotak berwarna hitam di dalam kantung celananya,
sementara itu diarah yang berlawanan muncul seorang siswi teladan di hadapan
Willy yang hendak mengambil bungkusan kotak hitam itu, ia menawarkannya pada
siswi teladan yang tak lain adalah Kiran " mau?” sambil menyodorkan
bungkusan hitam itu. “lihat deh! (menunjuk pada kedua Willy dan Kiran), mereka
cocok banget kan”. Bisikan teman Dewi terkagum – kagum. Sementara itu Dewi
mengkhayalkan sesuatu dalam pikirannya, daya imajenasinya yang tinggi mulai
berjalan. “Kiran, aku mau tanya, gimana sih cara ngerjain soal yang ini?”.
Tanyat Willy sambil menyodorkan kertas yang bertulis “ 1L0 “. HORMONES : CONFUSING TEEN’S ( KEBINGUNGAN REMAJA )
![]() |
| binguung |
Langganan:
Postingan (Atom)
